Boss Esports Dipastikan Bermain di FFML SESSION 1

Garena resmi mengumumkan Turnamen liga terbesar di Indonesia yakni Free Fire Master League (FFML) Season 1.

Turnamen FFML Season 1 ini nantinya akan mempertandingkan 24 tim ESports Free Fire profesional Indonesia untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp1,2 miliar.

Christian Wihananto, Produser Garena Free Fire menyebut Turnamen tersebut diharapkan akan menjadi wadah bagi para pemuda di Indonesia mengembangkan kemampuan. Dirinya menilai saat ini bakat ESports di Tanah Air sedang meningkat.

“Kita sadar bahwa jumlah pemuda Indonesia yang berminat dan berbakat di dunia game belakangan ini semakin meningkat, kita juga membina untuk menciptakan juara dunia di kompetisi Free Fire,” ujarnya saat konferensi pers di CGV Pacific Place Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Christian juga menambahkan, pada 2020 ini pihaknya akan menjadwalkan agenda kompetisi lain untuk merangkul seluruh bakat atau pemain di Indonesia. Dimulai dari tingkat amatir, komunitas hingga profesional.

Pada Turnamen FFML Season 1 ini menggunakan sistem liga, dibagi menjadi enam pot, masing-masing pot terdiri dari empat tim.

Nantinya akan ada enam dari 24 tim dengan poin tertinggi di masing-masing pot yang secara otomatis lolos ke babak Grand Final Free Fire Indonesia Masters 2020 Spring.

Dalam proses turnamennya sendiri akan dilakukan offline di Kantor Garena Jakarta. Artinya seluruh tim yang bertanding akan berkumpul dalam satu tempat yang telah ditentukan.

Pertandingan FFML Season 1 perdana digelar mulai hari ini, 14 Januari hingga 14 Februari 2020. Dilaksanakan setiap Selasa-Jumat pukul 19.00-22.00 WIB. Disiarkan secara Live Streaming di akun YouTube Garena Free Fire Indonesia.

Dukungan Penuh Boss Squad di Final Barat PPE2020

Enggak bisa dimungkiri, keberhasilan suatu tim esports berkat dukungan para pendukungnya. Kedatangan para suporter pun membuat para pemain yang akan bertanding menjadi bertambah semangat.

Hal ini pun terlihat di gelaran Final Regional Barat. Di hari kedua (19/1) yang mempertandingkan game Free Fire, Boss Esports kedatangan para pendukungnya. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 75 orang pendukung ini memadati Main Atrium, 23 Paskal, Bandung.

Memang, Boss Esports merupakan tim yang terbentuk dari sebuah komunitas. Maka dari itu, rasa solidaritas semua anggotanya sangat kuat. Berangkat dari Tangerang menuju Bandung, mereka turut membawa perlengkapan seperti balon untuk memeriahkan jalannya pertandingan.

“Kedatangan kami kesini untuk memberikan dukungan pada Boss Esports. Saya memang suka dengan para pemainnya dan telah masuk ke dalam komunitas. Sebelumnya memang sudah ada ajakan dari manajemen Boss untuk menghadiri Final Regional,” ungkap Dewa Kurniawan salah satu pendukung Boss Esports yang datang kepada KINCIR.

Kedatangan mereka merupakan tambahan semangat untuk para punggawa Boss Esports seperti, DemiGOD, Aimfoyy, Cupay, dan Ngana. Dewa pun berharap jika tim andalannya ini bisa mewakili Indonesia di Grand Final Piala Presiden Esports 2020.

Srit Dolongseda (Berjersey) salah seorang anggota Boss Squad Community Manado

Enggak sampai disitu, salah satu pendukung yang datang, bahkan ada yang jauh-jauh datang dari Manado ke Bandung, yaitu Srit Dolongseda demi memberikan semangat serta dukungan pada teman satu komunitasnya yang berjuang untuk memperebutkan tiket menuju babak Grand Final Piala Presiden Esports 2020.

“Saya datang dari Manado ke Bandung untuk mendukung teman-teman bertanding. Solidaritas yang kita punya sudah sangat kuat, jadi tak apa jika mengeluarkan biaya untuk berangkat dari Manado ke Bandung,” ungkap Srit.

Kecintaan Srit dengan esports dibuktikan dengan pengorbanannya yang rela datang jauh-jauh untuk tim kesayangannya.